Flood 139000 1280

Puluhan ribu orang terpaksa mengungsi akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sulawesi.

Menurut informasi yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggungan Bencana (BNPB), bencana banjir tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang turun sejak awal Juni 2019 lalu.

Hingga Senin 9 Juni 2019 kemarin, BNPB mencatat bencana banjir di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara mengakibatkan 1.091 KK atau 4.198 jiwa mengungsi.

Sedangkan banjir di Kabupaten Konawe memaksa 36 jiwa mengungsi dan 240 lainnya turut terdampak. Bupati setempat telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai dari 5 Juni hingga 11 Juni 2019.

Sementara itu banjir di Provinsi Sulawesi Selatan mengakibatkan korban jiwa berdampak pada 1.452 KK, sejumlah 200 unit rumah terendam dan sebanyak 3.676 hektar lahan sawah di 15 desa mengalami kerusakan.

Di Provinsi Sulawesi Tengah, bencana banjir menyebabkan 561 KK di Desa Lele dan Dampala terpaksa mengungsi. Sebanyak 7 unit rumah rusak berat, 46 unit rumah terendam dan sebuah jembatan putus.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya mengungkapkan bahwa intensitas hujan tinggi yang menyebakan banjir ini diakibatkan fenomena aktivitas gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang memasuki wilayah Samudera Hindia.

Sebelumnya pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan terjadinya potensi hujan lebat di beberapa wilayah termasuk di Sulawesi dari tanggal 1 hingga 5 Juni 2019 lalu.

Comments powered by CComment