Screenshot 20190714 094022

Gempa bumi dengan magnitudo 7.2 kembali melanda wilayah timur Indonesia. Kali ini gempa kuat tersebut mengguncang wilayah Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Gempa 7.2 terjadi pada Hari Minggu, 14 Juli 2019 sekitar pukul 16:10:51 Wib dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di daratan, sekitar 62 km timur laut Labuha, atau di koordinat 0.59 LS,128.06 BT.

Guncangan gempa dirasakan (MMI) V Obi, III Labuha, II-III Manado, II-III Ambon, II Ternate, II Namlea, II Gorontalo, II Sorong II Bolang Mongondow.

Menurut pihak BMKG, meski berkekuatan besar dan dangkal namun gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian kuatnya gempa yang dirasakan di sejumlah wilayah sempat membuat panik warga.

Berdasarkan informasi dari Direktorat Pengurangan Resiko Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PRB BNPB) di akun twitter resminya, @PRB_BNPB, gempa 7.2 dirasakan kuat di Kabupaten Halmahera Selatan selama sekitar 2-5 detik sehingga membuat masyarakat setempat panik dan berhamburan keluar rumah.

Sementara itu sejumlah netizen yang tinggal di sekitar lokasi gempa beramai-ramai mentwit kepanikan mereka terkait besarnya getaran yang mereka rasakan. Kepanikan mereka terjadi terutama setelah sempat tersiar air laut naik pasca gempa.

19 07 14 09 32 39 524 DecoTwuitan netizen yang tinggal di sekitar lokasi gempa

Hingga pukul 19.00 WIB, berdasarkan hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 27 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M=5.8 dan magnitudo terkecil M=3.7. Gempa-gempa susulan tersebut dirasakan di daerah terdekat, khususnya daerah Labuha sebagai daerah yang terdekat dengan epicentrum gempa.

Hingga berita ini diturunkan pihak BPBD masih melakukan koordinasi terkait korban dan dampak bencana yang ditimbulkan akibat gempa yang terjadi menjelang sore hari tersebut.

Comments powered by CComment