19 09 15 19 19 34 342 Deco

Serangkaian gempa bumi dengan magnitudo di bawah 3,5 mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 15 September 2019.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG pada Minggu 15 September 2019 hingga pukul 20.40 WITA menunjukkan adanya rangkaian gempa bumi yang dirasakan sebanyak tujuh kali dengan kisaran magnitudo 2.7 hingga magnitudo 3,3.

Gempa ke-7 dirasakan pada pukul 20:39:30 WITA dengan magnitudo 2,8. Episentrum gempa berada di laut dengan koordinat 8.54 LS dan 116.03 BT, sekitar 19 km barat laut Lombok Barat, NTB, pada kedalaman 13 km.

Menurut laporan Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar Drs.M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS dalam Instagram infobmkg, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktifitas sesar aktif, hasil interaksi sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Trust).

Sedangkan dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Mataram dan Lombok Barat II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Lebih lanjut pihak BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

Selain itu lakukan pengecekan dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan atau tidak akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan.

Masyarakat dimohon untuk mencermati dan terus berlatih mengenai langkah - langkah praktis dalam mengantisipasi bahaya gempa bumi, baik pada saat persiapan sebelum gempa, saat dan setelah gempabumi.

Comments powered by CComment