Screenshot 20200307 191452 Resize 25

Saat ini masyarakat di dunia tengah dicemaskan oleh mewabahnya virus Corona karena tingkat penyebarannya yang sangat cepat.

Berdasarkan data dari https://www.worldometers.info/coronavirus/#countries hingga 8 Maret 2020, jumlah kasus orang yang terinfeksi virus Corona telah mencapai 106.065 kasus dari 102 negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.598 orang meninggal dunia, dan 60.174 orang berhasil sembuh.

Di Meksiko sendiri terdapat 6 kasus orang yang positif terinfeksi virus Corona. Dari jumlah tersebut 1 orang berhasil pulih sementara 5 lainnya masih dalam penanganan medis.

Sementara di Indonesia telah dilaporkan terdapat 4 kasus positif virus Corona. Keempatnya hingga saat ini sedang dalam penanganan pihak medis setempat.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu.

Namun dalam sejumlah kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi sekunder pada organ lain, gagal ginjal, acute cardiac injury, acute respiratory distress syndrome hingga kematian.

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Berdasarkan penelitian, 3 gejala umum seseorang terinfeksi virus Corona atau COVID-19 adalah demam, batuk dan sesak napas. Gejala ini muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, diantaranya menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19, memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah sebelumnya menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19, serta kontak langsung dalam jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

Untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti uji sampel darah, tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak, dan melakukan rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Hingga kini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi COVID-19. Oleh sebab itu cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini.

Faktor-faktor tersebut adalah menghindari bepergian ke negara yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona. Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat umum atau keramaian. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.

Menghindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya. Selanjutnya memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi. Menutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.

Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan. Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit. Selalu menjaga kebersihan benda yang sering disentuh serta kebersihan lingkungan di sekitar.

Sedangkan untuk seseorang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, diantaranya jangan keluar rumah kecuali untuk mendapatkan pengobatan. Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.

Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sakit. Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.

Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain. Selalu gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.

Comments powered by CComment