IMG 20200327 000629 Resize 35

Gunung Merapi di Indonesia kembali erupsi pada hari Jumat, 27 Maret 2020 sekitar pukul 10.56 WIB dengan tinggi kolom erupsi mencapai sekitar 5.000 meter dari puncak gunung.

Menurut press release dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui laman Twitter resminya, @BPPTKG, erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 7 menit.

Awan panas diperkirakan terjadi sejauh 2 km di sektor Selatan - Tenggara VONA (Vulcano Observatory Notice for Aviation) diterbitkan dengan kode warna merah.

Letusan tersebut juga terekam oleh kamera pemantau milik BPPTKG yang berada di Pasar Bubrah Gunung Merapi.

Saat letusan terjadi, angin bertiup ke arah Barat Daya. Hujan abu dilaporkan terjadi dalam radius 20 km dari puncak terutama pada sektor Barat menjangkau wilayah kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.

Hujan abu bercampur pasir halus dilaporkan terjadi di wilayah Desa Banyubiru Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang yang berjarak sekitar 15 km dari puncak Gunung Merapi.

Lebih lanjut pihak BPPTKG menghimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar Merapi untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 km dari puncak serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.

 IMG 20200327 005557

 Press Release BPPTKG (Sumber: Twitter @BPPTKG)

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung berapi teraktif di dunia yang terletak di antara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini memiliki ketinggian puncak yang mencapai 2.930 mdpl. Gunung Merapi berstatus waspada sejak 21 Mei 2018.

Sumber: Twitter @BPPTKG

 

Comments powered by CComment