20 02 05 17 56 42 670 Deco

Kabut tebal yang menyelimuti setengah perjalanan menuju Kota Zacatlán membuat kami harus memperlambat laju kendaraan. Jarak pandang yang minim dan licinnya permukaan jalan memaksa tiap pengendara yang melintas untuk selalu berhati-hati.

Yeah, liburan kali ini kami memutuskan untuk berkunjung ke Zacatlán de las Manzanas, sebuah kota yang terletak di wilayah Sierra Norte de Puebla di negara bagian Puebla, Meksiko tengah.

Seperti namanya, Zacatlán de las Manzanas atau Apel Zacatlan, daerah ini dikenal sebagai penghasil buah apel di Meksiko, seperti kota Malang kalau di Indonesia.

Secara geografis, Zacatlán berada di wilayah pegunungan, dikelilingi perbukitan hijau nan elok, dengan air terjun dan lembah batu yang indah sebagai aksesorisnya.

Karena terletak 2000 meter di atas permukaan laut, udara di kota Zacatlán sangat dingin. Bahkan kabut tebal seringkali menyelimuti seluruh kota.

20 02 05 21 00 50 535 DecoSuasana pusat Kota Zacatlán yang berkabut (Foto: quetalmexico)

Bahkan jembatan kristal yang menjadi tujuan utama kami untuk berlibur ke kota ini pun tak luput dari kabut tebal laksana awan. Tidak heran bila Zacatlán dikenal sebagai kota di atas awan.

Saat cuaca cerah keesokan harinya, kami pun memutuskan untuk kembali ke jembatan kristal. Karena kabut tidak setebal kemarin, kami pun akhirnya bisa menikmati panorama perbukitan jurang Jilgueros nan hijau dari atas jembatan kristal. Wah, indah banget.

Dari atas jembatan kristal ini, kita juga bisa melihat air terjun Cola de Caballo yang mengalir dari kejauhan.

Tepat di belakang jembatan kristal, terdapat mural unik dengan inspirasi pra-Hispanik. Mural ini dibangun di tiga dinding pemakaman kota.

Dengan dipandu 14 seniman, sebanyak 1.500 sukarelawan yang berasal dari penduduk setempat bergotong royong membuat mural berukuran sekitar 400 meter persegi dari potongan-potongan kecil mosaik, ubin, kaca dan cermin.

Proyek pembuatan mural monumental ini dimulai pada tahun 2014 dan dilakukan dalam berbagai tahap, hingga akhirnya selesai pada 8 Oktober 2016.

Mumpung cuaca belum berkabut, sekarang saatnya kita menikmati keindahan pusat kota Zacatlán.

Di pusat kota apel ini, terdapat ikon Kota Zacatlán yang menjadi buruan wisatawan, yaitu jam bunga yang memiliki diameter lima meter. Saking ikoniknya, banyak orang bilang kalau kita belum pergi ke Zacatlán jika belum berfoto di depan jam bunga.

20 01 30 15 09 00 918 DecoJam bunga, salah satu ikon Kota Zacatlán (Foto: quetalmexico)

Jam bunga ini dibuat oleh León Olvera, pendiri perusahaan Centenario Clock. Jam ini memiliki dua wajah yang masing-masing berdiameter lima meter.

Selain jam bunga, di alun-alun Kota Zacatlan juga terdapat tiga bangunan utama yang menjadi daya tarik wisatawan, yaitu Istana Kota yang megah, Biara Franciscan dan Paroki San Pedro dan San Pablo.

Biara ini dianggap sebagai basilika tertua di Meksiko, dan memiliki jenis pembaptisan yang besar dan mencolok karena ukuran dan keindahan arsitekturnya.

 

 

Comments powered by CComment